Pembelian perangkat keras sendiri
Mengadakan perangkat keras sendiri? Panduan ini membahas setiap komponen fisik yang Anda butuhkan—termasuk server host (Raspberry Pi 4), hub berdaya, dongle 4G/5G, dan ponsel Android—beserta model yang direkomendasikan untuk setiap skala.
Skema Perangkat Keras Proxy Seluler DIY
Sistem proxy seluler DIY standar menghubungkan modem seluler (dongle atau ponsel Android yang di-tethering) ke server host melalui hub USB industrial berdaya. Server host menjalankan perangkat lunak XProxy untuk merutekan lalu lintas klien masuk keluar melalui jaringan seluler.

5 Komponen Inti yang Anda Butuhkan
- Server Host: XProxy Box, Raspberry Pi 4, atau PC Ubuntu khusus mana pun.
- Modem Seluler: Dongle USB 4G/5G (mis. XProxy XH22) atau ponsel Android (mis. Google Pixel) dengan USB tethering diaktifkan.
- Hub USB Industrial Berdaya: Menghubungkan beberapa modem ke satu port server host dan menyuplai daya DC yang stabil.
- Kartu SIM: Kartu SIM seluler yang tidak terkunci dengan paket data seluler berkecepatan tinggi yang aktif.
- Router Jaringan Lokal: Menghubungkan server host Anda ke jaringan lokal (LAN) atau internet melalui kabel Ethernet.
1. Memilih Server Host (SBC vs. PC)
Server host berperan sebagai otak dari farm proxy Anda, menjalankan XProxy OS untuk mengelola rotasi dan autentikasi proxy. Pilih server berdasarkan target kapasitas Anda:
XProxy Box XB22 (Direkomendasikan untuk Pemula)
Kotak perangkat keras pra-konfigurasi seukuran telapak tangan yang dirancang untuk penyiapan plug-and-play yang mudah.
- CPU/RAM: Prosesor ARM quad-core / RAM 4GB / Penyimpanan 32GB.
- Kapasitas Modem: Menghubungkan hingga 40 modem/dongle.
- Keunggulan: Sudah terpasang perangkat lunak XProxy. Tanpa perlu penyiapan baris perintah.

Komputer Papan Tunggal (Raspberry Pi 4)
Opsi yang sangat populer dan hemat biaya untuk penyiapan DIY skala pribadi atau menengah.
- Model yang Didukung: Hanya Raspberry Pi 4 (4GB/8GB). Papan Orange Pi atau Banana Pi tidak didukung secara native.
- Kapasitas Modem: Hingga 15 modem per papan (dibatasi oleh bandwidth bus USB internal papan).
- Persyaratan: Memerlukan instalasi manual Ubuntu Server (64-bit) dan tumpukan perangkat lunak XProxy Docker.
Server PC Ubuntu & Mini PC (Diperlukan untuk Penyiapan Skala Besar)
Untuk farm proxy yang menjalankan lebih dari 40 modem secara bersamaan, PC x86 khusus yang menjalankan Ubuntu diperlukan untuk menangani bandwidth dan perutean lalu lintas:
- Mini PC AMD Ryzen (Opsi Ultra-Kompak): Model yang sangat direkomendasikan meliputi Beelink SER8 atau Minisforum UM780 XTX / UM890 Pro (ditenagai AMD Ryzen 7 7840HS / 8845HS / 8945HS). Perangkat ini hemat daya, dilengkapi port LAN ganda 2.5G, dan dengan nyaman mendukung 40+ modem langsung dari awal.
- Rakitan Desktop AMD Kustom (Skala Ultimate): Untuk penyiapan menuju 100+ modem, rakit PC kustom menggunakan APU AMD Ryzen 5 5600G / 7 5700G / 8600G pada motherboard dengan beberapa slot ekspansi PCIe (mis. MSI B550-A PRO atau ASUS Prime B650-PLUS).
- Kontroler USB: Satu kontroler host USB pada motherboard tidak dapat memproses bandwidth dari 40+ antarmuka jaringan seluler. Anda harus memasang kartu kontroler PCIe-ke-USB khusus (utamakan kartu dengan chip Renesas atau FL1100 khusus) untuk mendistribusikan beban bus USB.
- Opsi Perangkat Keras Lama: PC desktop refurbished murah (mis. Dell Optiplex 9020/7010, HP ProDesk 800 G1) dengan RAM 8GB+ dan SSD 64GB+ juga bekerja stabil hingga 40 modem.

2. Memilih Modem Seluler (Dongle vs. Android)
XProxy sepenuhnya kompatibel dengan dongle USB industrial maupun smartphone Android standar:
Dongle USB 4G LTE (mis. XProxy XH22 / Huawei E3372)
Ringkas, andal, dan dirancang untuk berjalan terus-menerus 24/7 tanpa baterai.
- Kecepatan: LTE CAT 4 (unduh 150 Mbps / unggah 50 Mbps).
- Rotasi IP: Mengubah alamat IP seluler dalam waktu sekitar 3 detik melalui perintah reboot AT.
- Protokol: Dukungan dual-stack IPv4 dan IPv6.


Ponsel Android (mis. Google Pixel / Samsung Galaxy)
Menggunakan ponsel Android lama melalui USB Tethering adalah alternatif yang sangat populer dan tangguh untuk dongle USB.
- Kualitas Antena: Smartphone memiliki antena seluler yang lebih besar dan ber-gain lebih tinggi daripada dongle USB, sehingga menghasilkan kecepatan lebih tinggi dan koneksi operator yang lebih stabil.
- Kemampuan 5G: Ponsel 5G modern dapat dengan mudah terhubung ke pita 5G berkecepatan tinggi, sedangkan dongle USB 5G sering kali mahal dan cepat panas.
- Keamanan Baterai: Aktifkan pengaturan perlindungan baterai (batasi pengisian ke 60-80%) di pengaturan ponsel Anda untuk mencegah baterai menggelembung saat terpasang 24/7.

3. Memilih Hub USB
Hub USB konsumen standar tidak dirancang untuk farm proxy. Hub USB kelas proxy harus memenuhi persyaratan berikut:
- Catu Daya Eksternal Aktif: Harus dilengkapi catu daya eksternal ber-ampere tinggi khusus (minimal 5V/1A per port). Jangan pernah menggunakan hub bertenaga bus.
- Jarak Antara Port: Pilih casing logam industrial dengan celah lebar di antara port USB untuk mencegah panas berlebih fisik dan interferensi sinyal frekuensi radio (RF).
- Model yang Direkomendasikan: Sipolar 20-port industrial (gunakan hingga 15 modem untuk stabilitas) atau Sipolar 32-port (dengan adaptor AC ganda).

Konfigurasi Starter DIY yang Direkomendasikan
Penyiapan Pemula (10 Modem)
- Server Host: 1× Raspberry Pi 4 (4GB).
- Hub USB: 1× Hub USB 20-Port Industrial Berdaya.
- Modem: 8× Dongle XProxy XH22 + 2× ponsel Google Pixel (di-tethering USB).
- Kapasitas Target: Hingga 10 jalur proxy seluler aktif.
Penyiapan Pro (40 Modem)
- Server Host: 1× XProxy Box XB22 (atau PC Ubuntu Dell Optiplex).
- Hub USB: 2× Hub USB 20-Port Industrial Berdaya (atau 1× Hub 32-Port).
- Modem: 40× Dongle USB XProxy XH22.
- Kapasitas Target: Hingga 40 jalur proxy seluler aktif.