Memasang dongle

Cara menyambungkan dongle 4G/LTE ke kotak XProxy dan memverifikasi bahwa setiap modem menghasilkan port proxy yang berfungsi.

Sebelum memulai

  • Kotak XProxy (atau PC Ubuntu) sudah menyala dan dapat diakses melalui LAN.
  • USB hub berdaya dengan adaptor 12V — jangan pernah memberi daya hub dari bus saat menjalankan 4 dongle atau lebih.
  • Kartu SIM dengan paket data aktif dan kunci PIN dinonaktifkan.
  • XProxy XH22, Huawei E3372, atau dongle HiLink lain yang kompatibel.

Langkah 1 — Memasukkan kartu SIM

Buka penutup belakang, geser SIM ke dalam baki (chip menghadap papan), lalu pasang kembali penutupnya. Setiap dongle hanya menampung satu SIM.

Memasukkan SIM ke dongle XProxy XH22

Langkah 2 — Tancapkan dongle ke USB hub

Tancapkan setiap dongle ke hub berdaya. Jika memungkinkan, sisakan setidaknya satu port kosong di antara dongle — ini mengurangi crosstalk RF dan meningkatkan kecepatan rotasi.

JANGAN menancapkan dongle langsung ke kotak XProxy untuk penggunaan produksi. Kotak ini hanya memiliki 3 port USB dengan daya yang dibagi bersama. Selalu gunakan hub berdaya 12V.

Langkah 3 — Tunggu hingga panel mendeteksinya

Buka dasbor XProxy lalu masuk ke menu Dongle. Dongle baru muncul dalam 10–30 detik dengan status menghubungkan → terhubung. Setiap dongle yang terdeteksi otomatis diberi port HTTP (5000 + indeks) dan port SOCKS5 (5001 + indeks).

Dasbor XProxy yang menampilkan dongle yang terhubung

Langkah 4 — Verifikasi proxy

Uji dari perangkat mana pun di LAN yang sama:

bash
curl -x socks5h://USER:PASS@<xproxy-ip>:5001 https://api.ipify.org

Anda seharusnya melihat IP operator seluler. Jika IP yang muncul justru cocok dengan WAN rumah Anda, dongle berada dalam mode tethering — matikan lalu nyalakan kembali hub atau masukkan ulang SIM.

Setelah semua dongle berstatus hijau, Anda dapat mengatur kebijakan rotasi per port (timer, URL sesuai permintaan, atau pemicu API) dari tab Rotasi.

Memahami label dongle

XProxy menggunakan sistem label untuk mengidentifikasi setiap dongle fisik di panel. Label adalah angka (11–254) yang sesuai dengan oktet ke-3 dari alamat IP gateway dongle.

  • Contoh: dongle dengan gateway 192.168.11.1 memiliki label 11.
  • Setiap dongle pada sistem yang sama harus memiliki label yang unik.
  • Hindari label 0 dan 1 — keduanya bentrok dengan IP router rumah yang umum (192.168.0.1 / 192.168.1.1).
  • Jika Anda membeli dongle dari toko kami, label sudah dikonfigurasi sebelumnya — tidak perlu tindakan apa pun.
Label hanya perlu unik di dalam satu sistem XProxy. Label yang sama pada sistem terpisah tidak masalah.

Perubahan label otomatis

Untuk dongle Huawei dan ZTE, XProxy dapat mengatur label secara otomatis:

  1. Tancapkan satu dongle dalam satu waktu ke kotak XProxy atau server.
  2. Buka dasbor XProxy → Pengaturan Perangkat → Perangkat Dongle.
  3. Pada kolom Label, klik Ubah lalu masukkan nilai label.
  4. Tunggu dongle melakukan reboot. Catat label baru pada dongle.
Jika dongle tidak terdeteksi, periksa pengaturan kata sandi terlebih dahulu. Sebagian dongle memerlukan perubahan kata sandi sebelum label dapat diatur.

Perubahan label manual

Jika perubahan label otomatis tidak berhasil, ubah label secara manual dari PC Windows:

Dongle Huawei

  1. Tancapkan dongle ke PC Windows.
  2. Buka panel dongle di 192.168.8.1 atau 192.168.1.1.
  3. Temukan menu DHCP dan ubah gateway menjadi 192.168.X.1 (X = label Anda, mis. 11).
  4. Klik Simpan. Jika diminta kata sandi saat penggunaan pertama, atur menjadi admin / admin123.

Dongle ZTE

  1. Tancapkan dongle ke PC Windows.
  2. Buka panel dongle di 192.168.0.1.
  3. Buka Pengaturan Lanjutan → Router lalu atur: Alamat IP = 192.168.11.1, Pool DHCP = 192.168.11.100–192.168.11.200.
  4. Klik Simpan. Jika diminta kata sandi, atur menjadi admin / admin.