Port Forwarding NAT — gunakan proksi dari mana saja
Secara bawaan, proxy XProxy hanya dapat diakses di jaringan lokal Anda. Panduan ini menunjukkan cara mengeksposnya ke internet menggunakan DMZ, mengamankan dashboard dengan kata sandi, dan menyiapkan Dynamic DNS agar domain Anda tetap stabil meskipun IP publik Anda berubah.
Konfigurasi NAT melalui DMZ
Langkah 1 — Akses admin Router / Modem Anda
Alamat dan kredensial admin berbeda-beda menurut merek. Lihat cara menemukan admin router Anda.
Langkah 2 — Aktifkan DMZ
Buka Penerusan → DMZ (terkadang berada di bawah pengaturan Keamanan), aktifkan, lalu masukkan IP lokal server XProxy Anda.

Amankan dashboard dengan kata sandi
Setelah server XProxy Anda dapat diakses secara publik, lindungi dashboard dengan kata sandi.
- Buka dashboard XProxy → Pengaturan Umum → Pengaturan Sistem.
- Di bagian Autentikasi Kata Sandi untuk dashboard, aktifkan autentikasi lalu atur nama pengguna dan kata sandi.
- Temukan IP publik Anda di whoer.net.
- Akses dashboard dari mana saja menggunakan
http://<public-ip>— Anda akan diminta kredensial yang baru saja Anda atur.
Menyiapkan Dynamic DNS (DuckDNS)
Sebagian besar koneksi internet rumahan memiliki IP publik dinamis yang berubah secara berkala. Dynamic DNS memberi Anda nama domain stabil yang selalu mengarah ke IP Anda saat ini.
- Daftar di duckdns.org lalu salin token Anda.
- Buat subdomain (mis.
myproxy.duckdns.org). - Di dashboard XProxy → Pengaturan Umum → Pengaturan Sistem, masukkan Token dan Nama Domain DuckDNS Anda.
XProxy memperbarui domain secara otomatis dengan IP publik Anda saat ini. Anda kini dapat menggunakan domain tersebut sebagai host proxy, alih-alih alamat IP.
http://myproxy.duckdns.org:4001 — tetap stabil meskipun ISP Anda mengubah IP.